
Halo teman-teman semuanya, terasa aneh ya kalau lihat judul diatas. Ok baik teman-teman saya akan menjelaskannya satu-persatu. Ok kita mulai saja, pemakaian akronim ACID dapat membantu anda memperbaiki komunikasi anda. Dengan mengingat keempat huruf A,C,I,D anda mempunyai cara mudah untuk mengingat langkah-langkah menuju komunikasi yang positif dan kuat. Apakah ACID itu? Berikut dibawah ini akan saya jelaskan :
-A (AROUSE = BANGKITKAN)
Apakah anda membangkitkan minat yang cukup didalam diri calon pelanggan dan memberinya dorongan untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan gagasan atau produk anda? Hasil dari sebagian besar hubungan jual-beli didasarkan pada apa yang terjadi dalam dua menit pertama secara langsung, dan dalam tiga puluh detik pertama melalui telepon.
-C (CULTIVATE = KEMBANGKAN)
Apakah anda mengembangkan minat calon pelanggan? Apakah anda mengajukan pertanyaan-pertanyaan (komunikasi dua arah) untuk menyebabkan calon pelanggan bebicara tentang dirinya sendiri, sasaran, nilai, dan perasaannya?
-I (INFORMATION = INFORMASI)
Apakah anda memperoleh informasi yang cukup, dan bagaimana anda mengingatnya? Apakah anda menggunakan informasi untuk memimpin kepada tanya jawab tambahan yang menghasilkan informasi tambahan? Apakah anda melakukan panggilan telepon berkali-kali sebelum mencoba untuk menjual atau menutup penjualan, bagaimana dan dimana anda menyusun informasi?
-D (DETERMINE = TETAPKAN)
Apakah anda menetapkan dari informasi yang ada tentang bagaimana, kapan, dan dimana anda akan membuat presentasi anda, apa sasaran, nilai dan kebutuhan calon pelanggan, dan bagaimana anda akan memenuhi semua itu dengan presentasi anda?
Jika anda dapat membangkitkan seorang calon pembeli secara memadai, maka anda dapat mengembangkan minatnya, dan calon pembeli itu kemungkinan akan memberikan informasi yang akan membantu anda menetapkan cara untuk berhubungan dengannya. Jika anda dan calon pembeli berkomunikasi dengan baik dan tidak ada kesalahpahaman dalam komunikasi anda, itu karena anda berbicara tentang hal-hal yang menarik minat calon, seperti sasaran dan nilai-nilainya sendiri.
Kebanyakan orang membalikkan proses ACID dan mulai dengan D, dengan terlebih dahulu membuat ketetapan tentang anda, tentang bagaimana penampilan anda, melalui apa yang anda katakana, melalui cara anda berdiri, dan petunjuk-petujuk lain.
Periksalah bagaimana metoda ACID bekerja dalam penjualan dan bagaimana anda mengetahui apakan anda berkomunikasi secara efektif dengan seorang calon pembeli. Sebuah presentasi penjualan yang disesuaikan dengan kebutuhan, sasaran, nilai dan perasaan seorang calon pelanggan dipandang secara lebih menguntungkan oleh calon pelanggan dari pada presentasi penjualan yang tidak disesuaikan dengan kebutuhan, sasaran,nilai, dan perasaannya. Jika anda bertanya kepada seorang teman dimana membeli setelan barunya, teman anda akan menjawab “ saya membelinya di X ,” atau “saya membelinya dari Y”. teman anda menuntut penghargaan untuk pembelian itu. Dan teman anda tidak mungkin mengatakan, “ Si anu menjual itu kepada saya”, karna dalam hal itu penghargaan untuk transaksi itu beralih kepada penjual.
Ini lebih dari sekedar permainan kata-kata, hal ini mengungkapkan persepsi pelanggan tentang sebuah transaksi dan keterampilan penjual.
Menggunakan teknik ACID memungkinkan wiraniaga untuk membuat pelanggan merasa bahwa pelanggan membeli bukan terjual.
Pada dasarnya ada empat lingkungan yang memberi motivasi dimana keputusan diambil : keuntungan, kebanggaan, ketakutan, dan imitasi.
Jika saya mencoba untuk menjual kepada orang-orang, saya tidak berhak untuk menilainya. Namun, agar berhasil saya harus berada sedekat mungkin untuk berdiri diposisi orang tersebut. Saya melakukan ini dengan menanyakan kepadanya bagaimana perasaannya, dan saya mendengarkan.
Ok teman-teman semoga tips diatas bermanfaat buat teman-teman, silakan berikan masukan. Dan sampai ketemu lagi di artikal berikutnya.
Salam action
Heru
















